http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Hi,Tech Conference Persiapkan Indonesia Hadapi Revolusi Industri 4.0

VIVA – Revolusi industri 4.0 akan mempengaruhi perekonomian, pekerjaan, profesi hingga kehidupan masyarakat. Teknologi konvensional dan digital akan berintegrasi melalui analyticsartificial intelligencecognitive technologies, dan Internet of Things (IoT).

Sementara berdasarkan survei dari perusahaan riset Deloitte, hanya 47% pemimpin perusahaan dunia yang siap untuk menghadapi revolusi industri 4.0 karena besarnya skill gap. Meski berdasarkan Global Competitiveness Report 2017 posisi daya saing Indonesia berada di peringkat ke-36 dari 100 negara, peningkatan kompetensi tetap penting untuk mencapai sumber daya manusia yang unggul berdaya saing global.

Berdasarkan hal itu, Inspira CEC bekerja sama dengan Inspigo menyelenggarakan Hi,Tech Conference pada Sabtu, 30 November 2019 mendatang di Balai Kartini, Jakarta. 

Dengan menghadirkan Co-Founder Pixar, Alvy Ray Smith; Former CEO of iflix Malaysia & AirAsia X, Azran Osman; Head of Customer & Market Development Asia Pacific of HERE Technologies, Oliver Marc Shatzle; President Directorof Microsoft Indonesia, Haris Izmee; Co-Founder & CEO Inspigo, Tyo Guritno; Brand & Partnership Director of YoungOn Top, Alex Zulkarnain; Founder benihbaik.com, Andy Noya; COO TopKarir Indonesia, Diana Tanu; CEO of Bizhare.id, Heinrich Vincent; CEO of Playgame.com, Anton Soeharyo, dan pembicara internasional serta nasional lainnya dari Twitter, IBM, Facebook, AWS dan berbagai perusahaan teknologi yang akan membahas seputar artificial intelligenceroboticsecuritycloud computingdata privacy and digital map.

Melalui Hi,Tech Conference ini, Inspira CEC & Inspigo berharap bisa membawa kontribusi bagi para profesional dan stakeholders terkait yang akan berperan penting bagi masa depan ekosistem teknologi di Indonesia. 

Lihat Juga

Karena revolusi industri 4.0 akan mendorong inovasi di berbagai bidang dengan sangat cepat dan membutuhkan teknologi untuk beradaptasi, pada akhirnya setiap perusahaan akan menggunakan teknologi atau bahkan bertransformasi menjadi perusahaan berbasis teknologi.

Menurut Founder Inspira CEC, Billy Boen acara ini akan menghadirkan perspektif dari berbagai sisi terkait teknologi. "Hi,Tech Conference akan menghadirkan berbagai pencapaian digital serta teknologi terbaru dari para perusahaan nasional maupun internasional," ujar Billy. 

Audience dapat melihat secara langsung bagaimana penggunaan teknologi terbaru ini berintegrasi dengan sistem yang sudah berjalan sebelumnya. Lebih dari itu, Co-Founder Inspigo Yoris Sebastian menyatakan bahwa acara yang akan dihadiri oleh lebih dari dua ribu profesional dan tech enthusiast ini diharapkan menjadi ajang bagi para pihak terkait untuk mempersiapkan diri untuk meningkatkan produktivitas dan mengimplementasikan teknologi terbaru. 

"Harapannya adalah Hi,Tech bisa membantu ekosistem teknologi di Indonesia menjadi semakin siap menghadapi revolusi industri 4.0. Di mana sebenarnya bukan hanya teknologinya yang perlu diperbarui, tetapi kompetensi SDM perlu ditingkatkan karena otomasi teknologi tidak akan bisa mengganti manusia sepenuhnya," tutup Yoris.



Sumber: Viva.co.id

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...