http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

MISUMI kenalkan "platform" B2B Commerce VONA

Jakarta (ANTARA) - Produsen sekaligus distributor produk mekanika serta manufaktur otomotif PT MISUMI Indonesia mengenalkan platform bisnis ke bisnis (business to business/B2B) yaitu MISUMI-VONA (Variation & One-stop by New Alliance) guna menjangkau permintaan pelanggan secara efisien.

"MISUMI akan mempromosikan peralatan mesin, otomotif serta pabrikan listrik," demikian keterangan resmi MISUM yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Perusahaan asal Jepang itu akan hadir dalam pameran "Manufacturing Indonesia 2019: The 30th International Manufacturing, Machinery, Equipment, Materials and Service Exhibition" yang diadakan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 4-7 Desember 2019 guna memperkenalkan MISUMI-VONA.

Baca juga: IKM komponen dijodohkan dengan pemasok APM otomotif

Beberapa produk yang akan dipromosikan dalam MISUMI-VONA antara lain komponen otomasi, listrik, penanganan, dan penyimpanan bahan, keselamatan, dan pasokan umum.

MISUMI menghadirkan pula komponen standard serta kebutuhan manufaktur pada komponen otomasi pabrik, produk wiring, elektrikal dan kontrol, peralatan cutting dan processing, peranti keselamatan, penanganan material penyimpanan, serta sanitasi dan laboratorium.

MISUMI juga berencana memperbanyak stok secara signifikan, dengan target 50.000 produk pada akhir 2019 serta 100.000 produk pada akhir 2020, dengan variasi produk VONA yang lebih banyak.

Mereka juga mempromosikan layanan ONE-Stop Solution VONA sebagai solusi pemesanan tanpa distribusi berlapis, panduan Web Ordering System (WOS), e-katalog online yang menampilkan berbagai variasi produk dan merek, serta demo manfaat penggunaan CAD 3D MISUMI pada teknisi ataupun desainer pembuat mesin.

Baca juga: Perusahaan onderdil Indonesia-China ekspor ke Amerika Serikat

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019



Sumber: Antaranews.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...