http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Tambah Investasi, Toyota Bakal Tambah Pabrik?

Jakarta - Toyota Motor Corp semakin menunjukkan keseriusannya berbisnis di Indonesia dengan kembali menanamkan investasi tambahan sebesar Rp 28,3 triliun. Selain untuk Toyota sendiri, investasi ini akan didistribusikan untuk Daihatsu dan Hino.

Memang Toyota Astra Motor (TAM) dan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) belum membeberkan secara gamblang, ke mana saja aliran investasi itu akan dikucurkan. Namun pengembangan kapasitas produksi pun berpotensi mendapatkan suntikan dana jika perlu.

"Tergantung, tapi ini kan kita lihat dari kapasitasnya dulu, berapa sih market besarannya. Kalau Toyota Group, Toyota Astra Motor, kita punya TMMIN, kita punya ADM (Astra Daihatsu Motor) juga, kita punya Hino juga. Mereka tergantung dari kapasitas produksi mereka, kalau kosong, mereka tidak akan tambah kapasitas baru. Kalau sudah mau penuh, ditambah dengan demand yang akan muncul, estimasinya gimana, maka mereka akan investasi," jelas Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
TMMINTMMIN Foto: TMMIN

Pria yang disapa Suryo melanjutkan bahwa pada dasarnya Toyota sudah memiliki banyak investasi di sini sebelumnya. Ketika ada tambahan investasi tentu setiap sisi akan mendapatkan jatah sesuai kebutuhan.

"Kalau yang jelas pilihannya kami yang sudah punya pabrik di sini, kami ingin terus berinvestasi, kami ingin ada penciptaan lapangan kerja, ada FDI, dan bisa kita utilisasi," tambahnya.

Tidak menutup kemungkinan pula investasi itu akan diberikan pada industri pendukung produksi mobil yang dikelola oleh usaha kecil di bawahnya. "Bukan hanya industri dalam arti produksinya, tapi dari industri yang mensupport produksi itu sendiri seperti pemasok dan lain sebagainya," katanya.

Simak Video "Ngevlog Otomotif Ala Motomobi Bareng Toyota Rush"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)



Sumber: Detik.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...